BABELPRIME.ID-PANGKALPINANG, Master Of Ceremony Said Akhmad Asal Bangka Belitung menjadi perhatian publik setelah tampil sebagai pembawa acara atau MC dalam kegiatan lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi yang digelar di Provinsi Kalimantan Barat. Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tengah menjadi sorotan nasional setelah viralnya polemik penilaian pada final tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026. Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI viral karena terjadi kontroversi penilaian juri pada babak final tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026. Publik menilai ada ketidakadilan dalam pemberian nilai kepada peserta, Dalam sejumlah pemberitaan dan perbincangan warganet, nama Said Akhmad ikut disebut karena bertugas sebagai pembawa acara saat terjadi perdebatan antara peserta dan dewan juri terkait jawaban yang dianggap benar namun tetap dinyatakan salah,
Nama Said Akhmad menjadi sorotan publik usai viralnya polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat 2026. Meski ikut terseret dalam perbincangan media sosial sebagai pembawa acara atau MC kegiatan tersebut, banyak netizen justru memberikan dukungan dan pembelaan kepada Said Akhmad.
Di berbagai platform media sosial, warganet menilai Said Akhmad tetap menjalankan tugasnya secara profesional selama acara berlangsung. Banyak komentar menyebut dirinya tidak terlibat dalam pengambilan keputusan penilaian yang menjadi sumber kontroversi.
“MC hanya menjalankan acara, bukan penentu nilai. Pak Said tetap tenang dan profesional,” tulis salah satu netizen dalam kolom komentar unggahan video yang viral, ada pula yang menyebutkan dalam unggahan treads nya “Mas Mas ini mengajarkan kita kalau diam adalah emas” akun @widinopianti 
ada pula threads @nitakekasihnyaabang menyebutkan, “amalan apa yang telah dilakukan MC cowo diacara CERDAS CERMAT sehingga dia Diem saat moment ini akhirnya dia teselamatkan”

tak hanya itu Melalui media sosial dan sesama rekan sprofesi MC Bangka Belitung, para MC Bangka Belitung menyampaikan solidaritas serta memberikan semangat kepada Said Akhmad agar tetap kuat dan profesional menghadapi berbagai komentar publik di tengah viralnya peristiwa tersebut.

Kehadirannya sebagai MC dalam kegiatan tersebut memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat, mulai dari dukungan hingga kritik di media sosial.
Perdebatan di media sosial pun terus berkembang dan memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Meski demikian, banyak pihak meminta agar publik tetap bijak dalam menyampaikan pendapat dan tidak menyerang secara pribadi pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Viralnya polemik LCC 4 Pilar MPR RI ini sendiri telah menjadi perhatian nasional dan mendorong evaluasi dari pihak penyelenggara terkait teknis acara, sistem penilaian, hingga pelaksanaan lomba secara keseluruhan. red.BP











